اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ  وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَاْلبُخْلِ  وأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ اْلقَبْرِ  وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ

“Ya Allah saya berlindung kepada-Mu dari ketidak berdayaan, rasa malas, rasa takut, dan pikun. Ya Allah saya berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, cobaan dalam hidup dan mati.” (HR. Bukhari Muslim)

 

  اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ جَهْدِ اْلبَلَاءِ  وَدَرْكِ الشَّقَاءِ  وَسُوْءِ اْلقَضَاءِ  وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ

“Ya Allah saya berlindung kepada-Mu dari kondisi yang sulit, kerugian seketika, dan kegembiraan musuh di atas penderitaan yang lain.” (HR. Bukhari Muslim)

 

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَمِلْتُ  وَمِنْ شَرِّ مَا لَمْ أَعْمَلْ

“Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari keburukan sesuatu yang saya tahu, dan yang saya tidak ketahui.” (HR. Muslim)

 

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ  وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ  وَفُجَاءَةِ نِقْمَتِكَ  وَجَمِيعِ سَخَطِكَ

“Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari musnahnya nikmat-Mu, berubahnya ketenteraman dari-Mu, cepatnya siksa-Mu dan semua murka-Mu.” (HR. Muslim)

 

  اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ سَمْعِي  وَمِنْ شَرِّ بَصَرِي  وَمِنْ شَرِّ لِسَانِي  وَمِنْ شَرِّ قَلْبِي  وَمِنْ شَرِّ مَنِيِّي

“Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari keburukan pendengaran saya, penglihatan saya, mulut saya, hati saya dan kemaluan saya.” (HR. Abu Dawud, Turmudzi, dan Nasa’i)

  

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ الْأَسْقَامِ

“Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari penyakit belang-belang, gila dan kusta, dan penyakit buruk lainnya.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Hibban)

 

  اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ  وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ  وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَا  وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ

“Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari ketakutan, saya berlindung kepada-Mu dari kikir, saya berlindung kepada-Mu supaya saya tidak dikembalikan ke masa yang paling hina (pikun), saya berlindung kepada-Mu dari siksa dunia dan akhirat.” (HR. Bukhari)

 

 اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي  وَالْهَدْمِ  وَالْغَرَقِ  وَالْحَرَقِ  وَأَعُوْذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِيَ الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ  وَأَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَمُوْتَ فِي سَبِيْلِكَ مُدْبِرًا  وَأَعُوْذُ بِكَ أَنْ أَمُوْتَ لَدِيْغًا

“Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari terjatuh dari ketinggian, tertimpa bangunan, tenggelam, dan terbakar. Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari penguasaan syetan kepada saya saat kematian. Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari dari kematian di jalan-Mu dalam keadaan melarikan diri. Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari kematian disengat hewan.” (HR. Abu dawud, dan Nasa’i)

 

  اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُوعِ فَإِنَّهُ بِئْسَ الضَّجِيعُ  وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْخِيَانَةِ فَإِنَّهَا بِئْسَتِ الْبِطَانَةُ

“Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari kelaparan, karena kelaparan adalah seburuk-buruknya teman tidur. Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari khianat, karena khianat adalah seburuk-buruknya kenyang.” (HR. Abu dawud, dan Nasa’i)

 

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْفَقْرِ  وَالْقِلَّةِ  وَالذِّلَّةِ  وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ

“Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari fakir, sedikit dan hina. Saya berlindung kepada-Mu dari berbuat aniaya atau dianiaya.” (HR. Abu Dawud, dan Nasa’i)

 

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ  وَمِنْ دُعَاءٍ لَا يُسْمَعُ  وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ  وَمِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَؤُلَاءِ الْأَرْبَعِ

“Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari hati yang tidak khusyu’, doa yang tak terkabul, perut yang tak pernah kenyang dan ilmu yang tak bermanfaat. Saya berlindung kepada-Mu dari kesemuanya itu.” (HR. Turmudzi, Abu Dawud, dan Nasa’i)

 

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ يَوْمِ السُّوءِ وَمِنْ لَيْلَةِ السُّوءِ وَمِنْ سَاعَةِ السُّوءِ وَمِنْ صَاحِبِ السُّوءِ وَمِنْ جَارِ السُّوءِ فِي دَارِ الْمُقَامَةِ

“Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari hari yang buruk, malam yang buruk, waktu yang buruk, teman yang buruk dan tetangga yang buruk di perkampungan.” (HR. Thabrani, Al Haitsami menilainya sebagai hadis sahih)

 

 اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ الْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَسُوءِ الْعُمُرِ وَفِتْنَةِ الصَّدْرِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ

“Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari kikir, rasa takut, usia yan buruk, ujian dalam hati dan siksa kubur.” (HR. Nasa’i, dan Abu Dawud)

 

 اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ  وَغَلَبَةِ الْعَدُوِّ  وَشَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ

”Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari kemenangan hutang, kemenangan musuh dan kebembiraan musuh di atas penderitaan yang lain.” (HR. Nasa’i)

 

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari susah dan sedih, dari lemah dan malas, dari takut dan kikir, dikalahkan oleh hutang dan penguasaan orang lain.” Rasulullah Saw mengajarkan doa ini kepada sahabat Abu Umamah agar dapat membayar hutang-hutangnya, akhirnya ia pun mampu membayarnya. Sesuai hadis, doa ini dibaca tiap pagi dan sore. (HR. Abu Dawud)

 Doa Meminta Semua Keinginan,,Doa Dimudahkan Dalam Masalah, Doa Ketika Sulit