Multazam adalah bagian dari Ka’bah diantara hajar aswad dan pintu Ka’bah. Kata multazam berarti yang berdoa merapatkan dada, wajah, lengan dan kedua tangan di atasnya sambil berdoa kepada Allah Swt. Mustajabnya tempat ini berdasarkan seruan Nabi Saw sendiri, “Multazam adalah tempat dikabulkannya doa Tidak ada satu pun doa seorang hamba di Multazam kecuali akan dikabulkan.” (HR. Ahmad) 

Nabi Saw sendiri ketika berada di Multazam mendekapkan wajah dan dadanya sambil memanjatkan doa seperti diceritakan dalam sebuah hadist dari Amru bin Syu’aib yang menceritakan dari ayahnya, ‘’Aku pernah thawaf bersama Abdullah bin Amr bin Ash, dan ketika kami sampai ke belakang Ka’bah, aku berkata, ‘Tidakkah kau ber-ta’awwudz?’ Dia lalu mengucapkan, a’udzu billahi minan nar (aku berlindung kepada Allah dari api neraka). Abdullah lalu berdoa, “Aku berlindung kepada Allah dari api neraka. Kemudian dia berlalu dan menyentuh hajar aswad, selanjutnya dia berdiri antara hijir Ismail dan pintu, lalu mendekatkan dada, kedua tangan dan pipinya kepada rukun itu, kemudian berkata, “beginilah aku melihat Rasulullah Saw melakukannya.’’

 

Doa di Multazam

Tidak ada khusus ketika di Multazam, Anda bebas berdoa menurut keinginan Anda sendiri dengan bahasa yang dikuasai. Jika mau ini doa dari Ibnu Abbas:

Ya Allah, Tuhan kami, sesungguhnya saya adalah hambaMu dan anak dari hambaMu, anak budak-Mu. Engkau bawa kami dengan apa yang telah Engkau jalankan kepadaku dari makhlukMu. Dan Engkau jalankan diriku dari negeriMu sehingga Engkau sampaikan dengan nikmatMu ke rumahMu. Dan Engkau bantu kami agar dapat menunaikan manasikku. Kalau sekiranya Engkau rido kepada diriku, maka tambahkanlah kepada diriku keridoanMu. Kalau sekiranya (belum), maka dari sekarang (berikanlah) keredoan kepada diriku sebelum meninggalkan rumahMu (menuju) rumahku. Ini adalah waktu kepergianku, jikalau Engkau mengizinkan kepadaku tanpa (ada rasa) menggantikan dari diriMu, juga rumahMu, dan (tidak ada perasaan) benci kepadaMu dan pada rumahMu. Ya Allah, Tuhanku. Sertakanlah kepada diriku kesehatan pada badanku, dan kesehatan di tubuhku serta jangalah agamaku, dan perbaikilah tempat kembaliku, berikanlah rezki (dengan) ketaatan kepadaMu selagi saya (masih) hidup. Dan gabungkanlah untuk diriku kebaikan dunia dan akhirat. Sesungguhnya Engkau terhadap sesuatu Maha Mampu.

 

Sempatkan Berdoa

Menyakiti sesama muslim haram hukumnya, jadi sempatkan berdoa di Multazam meskipun berdedsakan tanpa harus menyakiti siapapun, Jika tidak mampu berdoalah di dekatnya. Sayang sekali jika kesempatan ini terabaikan. Anda bisa berdoa kapan saja

449526
Amani Tour

Copyright © 2013. All Rights Reserved.