Get Adobe Flash player

 

 

 

Pembuka Rezeki; Istighfar

 

Salah satau amalan untuk membuka rezeki adalah Istighfar seperti yang disebutkan dalam Al-Qur"an:

 

Aku (Nabi Nuh) berkata (pada mereka), “Beristighfarlah kepada Rabb kalian, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan kepada kalian hujan yang lebat dari langit. Dan Dia akan memperbanyak harta serta anak-anakmu, juga mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu.” (QS. Nuh: 10-12)

 

Ayat di atas menjelaskan dengan gamblang bahwa di antara buah istighfar: turunnya hujan, lancarnya rizki, banyaknya keturunan, suburnya kebun serta mengalirnya sungai.

Dalam Tafsir al-Qurthubi, diceritakan suatu hari ada orang yang mengadu kepada Hasan al-Bashri tentang lamanya paceklik, beliau berkata, “Beristighfarlah kepada Allah,” Kemudian datang lagi orang yang mengadu tentang kemiskinan, beliaupun memberi solusi, “Istighfarlah” Terakhir ada yang meminta agar didoakan punya anak, Hasan menjawabi, Isighfarlah.”

Rabi’ bin Shabih yang kebetulan hadir di situ bertanya, “Kenapa kau menyuruh mereka semua untuk beristighfar?.” Hasan al-Bashri menjawab, “Aku tidak mengatakan hal itu dari diriku sendiri. Namun sungguh Allah telah berfirman dalam surat Nuh: “Aku (Nabi Nuh) berkata (pada mereka), “Beristighfarlah kepada Rabb kalian, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan kepada kalian hujan yang lebat dari langit. Dan Dia akan memperbanyak harta serta anak-anakmu, juga mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu.”

 

Dalam hadist-hadist banyak disebutkan keutamaan istighfar antara lain:

“Barang siapa memperbanyak istighfar; niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka”  (HR. Ahmad disahihkan oleh Imam Hakim dan Ahmad Syakir).

 

Jadi perbanyaklah istighfar, serta tunggulah buahnya… Jika buahnya belum terlihat juga, perbanyaklah terus istighfar dan jangan pernah berputus asa!

 

Apa Bacaan Istighfar ?

Tentunya istighfar yang pernah diajarkan Rasulullah Saw dan bukan Istighfar yang tidak pernah beliau ajarkan. Banyak sekali versi Istighfar yang pernah diajarkan Rasulullah Saw, namun yang paling banyak dibaca adalah

 

Versi pendek Istighfar adalah membaca:

 

Astaghfirullâh. (HR. Muslim)

 

Versi panjangnya:

 

Astaghfirullôhal ‘azhîm alladzî lâ ilâha illâ huwal hayyul qoyyûm wa atûbu ilaih. (HR. Tirmidzi dan disahihkan oleh al-Albani)

 

Sedangkan Istighfar yang utama adalah bacaan ini:

 

“Allôhumma anta robbî lâ ilâha illa anta kholaqtanî wa anâ ‘abduka wa anâ ‘alâ ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A’ûdzubika min syarri mâ shona’tu, abû’u laka bini’matika ‘alayya, wa abû’u bi dzanbî, faghfirlî fa innahu lâ yaghfirudz dzunûba illa anta.” (HR. Bukhari)

 

Kapan Membaca Istighfar

Sangat dianjurkan istighfar di setiap saat dalam setiap kesempatan, kapan dan di mana saja. Namun adalam Al-Qur’an disebutkan bahwa waktu sahur  adalah waktu utama

 

…dan yang memohon ampun (istighfar) di waktu sahur.” (QS. Ali Imron: 17)

 

Sangat dianjurkan dibaca setelah shalat tahajjud dan waktu lainnya yang dianjurkan pula adalah:

- Sesudah shalat Fardhu

- Setelah shalat subuh

- Setelah shalat maghrib

 

Berapa Kali Dibaca ?

Adalah Nabi Saw yang membaca paling sedikit 70 x sehari semalam, namun tentunya kita yang banyak berlumur dosa tidak cukup hanya dengan membaca segitu. Jadi bacalah sebanyak mungkin dari ratusan bahkan ribuan

 

449532
Amani Tour

Copyright © 2013. All Rights Reserved.